25 Mar 2016

Cerita Karomah Mbah Mangli Magelang Jawa Tengah

  Tidak ada komentar
6:06 AM

Cerita Karomah Mbah Mangli Magelang Jawa Tengah

Mbah Mangli dan Karomahnya

Mbah Mangli Bukanlah nama asli, melainkan sebutan bagi Kiai Hasan dari Desa Mangli Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Mbah Mangli dikenal sebagai seorang kiai yang memiliki banyak karomah. Semasa hidupnya, kiai sederhana yang bersahaja namun konon memiliki banyak usaha dan dikenal kaya raya ini senantiasa menggunakan hari-harinya untuk kepentingan agama.

Mbah Mangli di hari-hari tertentu sering mengisi pengajian. Majlis pengajiannya selalu dihadiri oleh banyak jamaah yang datang dari berbagai daerah, yakni dari Magelang, Temanggung, Wonosobo, Ungaran, Semarang, Yogyakarta, Kendal, Batang, Peka¬longan, Pemalang, Tegal, Demak, dan bahkan dari Jawa Timur dan Jawa Barat Mereka datang ke masjid di Secang tempat sang kiai berceramah mengisi pengajian.

Sekalipun bukan seorang pengasuh pondok pe¬santren namun Mbah Mangli adalah figur seorang kiai zuhud yang memiliki Ilmu Linuwih seperti weruh Sadurunge winarah selayaknya seorang kiai yang dikenal sebagai waliyullah, Keanehan sang kiai yang khawariqul adat ini seakan menjadi cerita yang tiada habisnya. Setiap orang memiliki cerita berbeda perihal karomah sang kiai ini.
Cerita Karomah Mbah Mangli Magelang Jawa Tengah
Diperoleh keterangan bahwa jika Mbah Mangli mengisi pengajian di tempat pengajiannya, baik di Desa Mangli maupun di Secang, dia selain bicara tanpa menggunakan pengeras suara, Padahal pengunjung yang mengikuti pengajian sangat banyak, mereka rela berdesak-desakan demi mendengarkan ceramah sang kiai.

Namun anehnya, meskipun sang kiai tidak menggunakan speaker dan meskipun jamaah men-dengarkan dari tempat yang cukup jauh dari Mbah Mangli berceramah mereka tetap mendengar suara kiai dengan jelas. Dan itu diketahui secara umum oleh para hadirin yang dengan setia mendengarkan ceramah Mbah Mangli.

Persoalan yang dibicarakan pun ber¬macam-macam, Di samping kajian-kajian agama, ter¬kadang sang kiai juga membahas persoalan politik yang ketika itu tabu dibicarakan.

Mbah Mangli dengan suara lantang menyuarakan ketidakadilan-ketidakadilan yang terjadi, seakan bicara bebas tidak peduli dengan intel penguasa.

Demikian pula, Mbah Mangli dikenal sebagai se¬orang yang memiliki kemampuan psychokinesis tinggi. Misalnya, dia dapat mengetahui siapa tamu yang akan datang beserta maksud dan tujuan si tamu.

Seorang tamu yang datang dari Klaten, misalnya dia pernah ber¬kunjung sekadar untuk meminta jeruk milik Mbah Mangli, tanpa maksud lain, Begitu sang lamu sampai di kediaman Mbah Mangli, segera Mbah Mangli memetik buah jeruk yang ada di pekarangannya dan memberikannya kepada tamu yang datang dari Klaten tersebut sebelum sang tamu mengutarakan maksud kedatangannya.

Suatu ketika, tetangganya datang ke rumah Mbah Mangli, menceritakan bahwa dia baru menanam kubis di sawahnya, dan mohon berkah-doa dari sang kiai. “Alhamdulillah, kubis yang baru sanpean tanam sudah bisa dipanen” ujar Mbah Mangli.

Karuan saja, si tetangga tak percaya. Bagaimana mungkin? Namun akhirnya, si tetangga pulang juga menuju sawah yang baru saja ia tanami kubis dan begitu ampai di sawah terkejutlah ia dengan apa yang dilihainya. Kubis yang baru saja ditanamnya, ternyata sudah tinggi, besar dan siap dipanen, sebagaimana dikatakan oleh Mbah Mangli.

Karomah lain dari Mbah Mangli adalah apa yang terjadi pada sahabat lamanya, Kiai Dimyati dari Bumen Mojotengah Wonosobo yang lebih dikenal dengan panggilan Mbah Dim. Selain terkenal sebagai salah seorang kiai zuhud, Mbah Dim juga termasuk salah seorang penasehat spiritual Gus Dur Bahkan, ketika Gus Dur menjadi Presiden RI, dan pada 31 Agustus 2000 berkunjung ke Pesantren Al-Asy’ariyah Kalibeber asuhan KH. Muntaha al-Hafizh Gus Dur menyempatkan diri umuk sowan ke kediaman Mbah Dim itu walaupun tanpa direncanakan sebelumnya.

Diceritakan bahwa setiap kali Mbah Dim perlu sesuatu, seperti perlu payung, perlu makanan, atau perlu minuman, dia hanya bilang kepada salah seorang keluarganya Ternyata, tanpa berselang lama, keperluan-keperluan tersebut sudah ada di rumahnya. Dan konon, yang membawa kebutuhan-kebutuhan Mbah Dim adalah Mbah Mangli padahal jarak antara Magelang (tempat kediaman Mbah Mangli) dan Wonosobo (tempat kediaman Mbah Dim) jelas cukup jauh.

Bukan hanya itu. Kisah-kisah senada juga sering didengar secara luas oleh masyarakat mengenai karomah Mbah Mangli, Ketika dia wafat, ribuan pelayat datang dari berbagai penjuru kota hanya sekadar untuk meng¬hormati kepergian sang kiai yang dikenal sebagai Wali tersebut.

Berbagai karomah kiai sering terjadi seiring dengan tingkar kemampuan hubungan transendental yang ber¬sangkutan dengan Sang Khaliq. Demikian pula, keke¬ramatan Mbah Mangli yang memang sudah dikenal secara luas oleh masyarakar (baik pesantren maupun non-pesantren). Kemampuan melihat sesuatu yang belum terjadi seakan menjadi trade mark bagi Mbah Mangli, Faktor-faktor supranatural yang dimiliki sang kiai membuat para pengikutnya mengikuti petunjuk petunjuk keagamaan yang diberikan sang kiai dengat penuh keikhlasan dan kekaguman.
__________________________
Disadur dari buku Karomah Para Kiai
Oleh Samsul Munir Amin

Sumber: http://ppal-itqon.blogspot.co.id/2013/01/mbah-mangli-karomah.html


Mbah Mangli dan Karomahnya___________________Mbah Mangli Bukanlah nama asli, melainkan sebutan bagi Kiai Hasan dari...
Posted by Pecinta Ulama Nusantara on Saturday, October 10, 2015

Read More

23 Mar 2016

Penampilan Kyai Yang Tidak Meyakinkan

  Tidak ada komentar
9:25 PM

Penampilan Kyai Yang Tidak Meyakinkan

KISAH PENUH HIKMAH | Kiai Kok Gak Meyakinkan!

Muktamar NU, di Yogyakarta, 1989. Almaghfurlah KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz, dengan penampilannya yang (sangat) sederhana mau memasuki gedung acara. Beliau, seperti orang biasa, berpakaian seadanya, datang tepat waktu bahkan sebelum acara dimulai.

Sebelumnya, Banser yang menjadi penjaga gedung telah diberi kabar bahwa Kiai Sahal bakal rawuh. Dalam bayangan Banser yang sama sekali belum pernah bertemu Maestro Fiqh Sosial itu, Kiai Sahal adalah sosok kiai yang gagah, dikawal para pendereknya, lengkap dengan asesoris Kiai dan memakai sorban melilit di kepala.

Begitu Kiai Sahal rawuh dengan penampilannya yang bersahaja dan ingin masuk, Banser curiga dan mencegat Kiai Sahal. “Bapak siapa gih?” tanya Seorang Banser. “Saya Sahal.." Si Banser menatap lekat-lekat pria di depannya, dari ujung kaki hingga pucuk kepala. Kesimpulannya, Seseorang di depannya ini bukanlah Kiai Sahal Mahfudz. "Wong kiai kok penampilannya nggak meyakinkan begitu.!" batinnya. “Maaf, tapi Mungkin Bapak bisa menunggu di luar gedung dulu ya Pak…” si Banser ini bermaksud mengusir Kiai Sahal dengan halus.
Penampilan Kyai Yang Tidak Meyakinkan
Di dalam gedung, panitia ketar-ketir menunggu Kiai Sahal yang tidak juga hadir. Salah seorang panitia akhirnya bertanya ke Banser, Kok Kiai Sahal belum rawuh? Apa tadi ndak ada seseorang bernama Kiai Sahal mau masuk. “Ya, Kang. Ada, tadi. Orangnya biasa saja. Kayaknya sih bukan Kiai. Lha wong penampilannya saja kaya gitu, juga ndak pakai sorban di kepalanya..” .
“Aduh, mati aku.! ” sahut panitia yang langsung melesat pergi mencari Kiai Sahal di sekitar gedung dan menemukannya duduk santai bersama penjual dawet! “Lha wong tadi nggak boleh masuk sama Banser dan diminta nunggu di sekitar gedung, ya wis. Saya manut sama Banser.” jawab Kiai Sahal sambil tersenyum. (Rijal MZ)

Khususon ilaa Kiai Sahal Mahfudz, Lahu al-Faatihah
Repost: NU Online


KISAH PENUH HIKMAH | Kiai Kok Gak Meyakinkan!Muktamar NU, di Yogyakarta, 1989. Almaghfurlah KH. Muhammad Ahmad Sahal...
Posted by Cinta Ulama on Monday, March 21, 2016

Read More

Wajib Percaya Adanya Karomah Dari Para Wali

  Tidak ada komentar
3:47 AM

Wajib Percaya Adanya Karomah Dari Para Wali

Mau’idloh Hasanah dari KH. Ahmad Chalwani (Purworejo) dalam acara Haul Syekh Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo Demak.
Sebagai seorang Muslim kita wajib percaya adanya karomah dari para wali sebab ia merupakan bagian dari mu’jizat para Rosul. Maka barang siapa mengingkari karomah, dikuatirkan ia juga mengingkari adanya mu’jizat para Rosul
إنكار كرمات أولياء الله يؤدي إلى إنكار المعجزات
Sejarah menyatakan bahwa Maulid Nabi adalah hal yang bisa menyatukan umat dan mempercepat proses penyebaran Islam. Maulid Nabi pertama di kota Demak dimana selain dibacakan maulid juga diadakan pertunjukan wayang kulit oleh Sunan Kalijaga dan para penonton tidak dipungut biaya kecuali hanya dengan mengucap kalimat syahadat.
Dalam sebuah riwayat juga disebutkan bahwa ketika mengandung Nabi Muhammad saw disetiap bulan Aminah selalu dihadiri beberapa orang Nabi as, melalui mimpi dan menyampaikan salam serta kegembiraan atas anugerah Alloh atas akan hadirnya Nabi Agung penyelamat Manusia Al Musthofa saw.
– Bulan pertama dari bulan-bulan kehamilannya telah datang dalam mimpinya Nabi Adam as dan memberitahukan bahwa ia mengandung (manusia) yang termulia di dunia.

Wajib Percaya Adanya Karomah Dari Para Wali

Keterangan ini mengisyaratkan bahwa orang yang telah meninggal, tetap bisa memperhatikan orang – orang yang masih hidup.
Dinyatakan dalam sebuah hadis :
عَنْ أَنَسِ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ أَعْمَالَكُمْ تُعْرَضُ عَلَى أَقَارِبِكُمْ وَعَشَائِرِكُمْ مِنْ الْأَمْوَاتِ فَإِنْ كَانَ خَيْرًا اسْتَبْشَرُوا بِهِ وَإِنْ كَانَ غَيْرَ ذَلِكَ قَالُوا: اللَّهُمَّ لَا تُمِتْهُمْ حَتَّى تَهْدِيَهُمْ كَمَا هَدَيْتَنَا
– Bulan kedua datang dalam mimpinya Nabi Syits as dan mengatakan akan kebesaran Nabi Muhammad saw dan eksistensinya yang sangat berharga sebagai rosul yang mampu menyelesaikan semua masalah.
– Bulan ketiga datang dalam mimpinya Nabi Idris as dan berkata padanya:
“Sesungguhnya engkau mengandung pemimpin”
– Bulan keempat datang dalam mimpinya Nabi Nuh as yang mulia menyebutkan padanya keutamaan Nabi Muhammad saw dan kedudukannya yang sangat mulia.
– Bulan kelima datang dalam mimpinya Nabi Hud as yang memberikan kabar gembira bahwa anaknya adalah pemilik kebesaran dan kemuliaan.
– Bulan keenam datang dalam mimpinya Nabi Ibrahim memberitahukan kepadanya akan martabat Nabi Muhammad saw yang dipilih menjadi Nabi yang agung.
– Bulan ketujuh datang dalam mimpinya Nabi Ismail as yang memberitahukannya bahwa ia mengandung pemilik kedudukan yang terpuji, pemilik telaga surga (air yang mengalir dari tangan beliau saw, yang merupakan salah satu mu’jizatnya), pembawa panji aqidah kemulian dan kebaikan, dan mengabarkan bahwa anaknya adalah pemilik kedudukan yang terpuji.
– Bulan kedelapan datang dalam mimpinya Nabi Musa as dan mengabarkan bahwa ia mengandung Nabi akhir zaman.
Dari sini terlihat betapa pentingnya mengungkap fakta sejarah tentang siapa latar belakang pemilik gelar dan jangan terbiasa menghilangkan jejak mereka. Contoh :
1. Kiai Haji Bendoro Raden Mas Abdul Hamid Ontowiryo Mustahar Herucokro Senopati Ing Alongko Sayyidin Pranotogomo Amirul Mukminin Khalifatullah Tanah Jawi Pangeran Diponegoro Pahlawan Goa Selarong (Nama asli Pangeran Diponegoro) yang meninggalkan jejak berupa Alquran (Isyarat bahwa beliau adalah santri yang tekun) tasbih (sebagai isyarat beliau suka berdzikir/termasuk pelaku dan bahkan mursyid thoriqoh), dan kitab fathul qorib (Sebagai tanda bahwa beliau bermadzhab syafi’i).
2. Kyai Sulaiman Zaenudin adalah guru dari Bapak Pendidikan Nasional bernama Suwardi Surya Ningrat (Ki Hajar Dewantoro)
3. Yang mendampingi pembacaan teks proklamasi mempunyai nama kecil Muhammad Athar lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902. Beliau adalah putera dari seorang kyai thoriqoh disana.
4. Puteri dari M.A. Ngasirah, yang merupakan keturunan dari NyaiHaji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Beliau pernah belajar dan menjadi santri pada simbah Sholeh Darat dan nama beliau terkenal sebagai Raden Ajeng Kartini.
Masih banyak dari peran para santri dalam memerdekakan NKRI namun saat ini ada beberapa orang ingin merubah sejarah serta hanya menyampaikan sejarah itu sepotong demi sepotong untuk memojokan para santri.
Maka ketika syekh hasan yang sebenarnya adalah putera dari Prabu Brawijaya, ingin mencari sang ayah ke pulau jawa oleh salah seorang waliyulloh beliau dianjurkan untuk mentazkiyah diri dulu berguru kepada Sunan Ampel. Setelah beliau dinilai kuat dan mengakar ilmu agamanya maka beliau diperintahkan untuk menemui sang ayah yang kala itu menjadi raja majapahit dan meminta ijin sang ayah untuk mendirikan kerajaan mataram di daerah glagah wangi. Sang ayah tidak bisa memberi apa-apa kecuali 8 buah kayu besar dari gapura kerajaan majapahit. (*Isyarat bahwa infaq dari orang kafir boleh dimanfaatkan). Syekh hasan inilah yang kemudian kita kenal sebagai Raden Fattah.
– Bulan kesembilan datang dalam mimpinya Nabi Isa al-Masih as dan berkata padanya:
“Sesungguhnya engkau telah dikhususkan dengan (untuk melahirkan calon Rosul sebagai) penampakan agama yang benar (Islam) dan lisan yang fasih (al-Qur’an dan al-Hadits).

Dari semua kisah yang kami sampaikan bahwa dalam menghadapi kematian, kita butuh banyak bekal. Jika bekal kita banyak maka kelak di alam barzakh kita dapat saling mengunjungi.
Semoga kita diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah dan dikumpulkan dengan para guru, para kyai bersama Syekh Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo hingga bersama junjungan Nabi Agung Muhammad SAW. Aamiin aamiin yaa robbal ‘aalamiin.

Beliau KH. Ahmad Chalwani menyatakan bahwa keterangan tentang bertemunya Siti Aminah dengan para Nabi terdapat dalam kitab An-Ni'matul Kubro karangan Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami.
Sumber

Read More

21 Mar 2016

Tawasul dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

  1 komentar
6:25 AM

Tawasul dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

TAWASUL & MANAQIB SYEKH ABDUL QADIR AL-JAILANI
Acara Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani sering kali dijumpai di pesantren dan halaqah-halaqah sufi di Nusantara. Jamaahnya bisa mencapai ribuan orang. Mereka datang untuk mendengarkan ceramah, mengalap berkah dan menimba ilmu, sambil berdzikir dan munajat bersama guru-guru mereka. Namun, kerap kali, selalu ada saja segelintir orang yang mempertanyakan acara semacam ini. Mereka menganggapnya sebagai bid’ah.
KH Bisri Mustofa pernah ditanya oleh beberapa orang tentang Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.
Tawasul dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Fulan: “Apa hukumnya membaca Manaqib?”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Mengertikan saudara arti kata manaqib? Kata-kata manaqib itu adalah bentuk jamak dari manqabah, yang artinya adalah cerita kebaikan amal dan akhlak perangai terpuji seseorang.
Jadi, membaca manaqib artinya membaca cerita kebaikan amal dan akhlak terpujinya seseorang. Oleh sebab itu, kata-kata manaqib hanya khusus bagi orang-orang yang baik dan mulia, seperti Manaqib Umar bin Khattab, Manaqib Ali bin Abi Thalib, Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Manaqib Sunan Bonang, dan lain sebagainya. Tidak boleh dan tidak benar kalau ada orang yang berkata Manaqib Abu Jahal, Manaqib DN Aidit dan lain sebagainya. Kalau demikian artinya pada manaqib, apakah saudara masih tetap menanyakan hukumnya manaqib?”

Fulan: “Betul. Tetapi cerita di dalam Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani itu terlalu berlebihan sehingga tidak masuk akal. Misalnya, kantong berisi dinar diperas lalu keluar menjadi darah, tulang-tulang ayam yang berserakan, diperintah berdiri lalu bisa berdiri menjadi ayam jantan”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Kalau saudara melanjutkan cerita-cerita yang tidak masuk akal, sebaiknya jangan hanya berhenti sampai ceritanya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani saja, tetapi teruskanlah! Misalnya cerita sahabat Umar bin Khattab berkirim surat kepada Sungai Nil, sahabat Umar bin Khattab memberi komando dari Madinah kepada prajurit-prajurit yang sedang bertempur di tempat yang jauh dari Madinah. Cerita tentang Isra Mi’raj, tentang tongkat menjadi ular, cerita gunung yang pecah, kemudian keluar onta yang besar dan sedang bunting, cerita tentang Nabi Isya yang menghidupkan orang yang sudah mati. Dan, masih banyak lagi yang semuanya itu sama sekali tidak masuk akal.”

Fulan: “Kalau cerita itu keluar dari Nabi Allah sudah memang mukjizat, padahal Syekh Abdul Qadir Al-Jailani itu bukan nabi, apa bisa menimbulkan hal-hal yang tidak masuk akal?”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Baik Nabi Allah ataupun Syekh Abdul Qadir Al-Jailani atau sahabat Umar bin Khattab, semuanya itu masing-masing tidak bisa menimbulkan hal-hal yang tidak masuk akal. Tetapi, kalau Allah Ta’ala membuatnya bisa, apakah saudara dapat menghalanginya?”

Fulan: “Apakah selain Nabi Allah juga mempunyai mukjizat?”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Hal-hal yang menyimpang atau keluar dari adat (kebiasaan) itu kalau keluar dari Nabi Allah maka dinamakan mukjizat, dan kalau keluar dari wali Allah dinamakan karomah.”

Fulan: “Apakah dalil yang menunjukkan bahwa selain Nabi Allah dapat membuatnya bisa (mampu) menimbulkan hal-hal yang menyimpang dari adat atau tidak masuk akal?”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Silakan saudara baca cerita dalam Al-Quran tentang sahabat Nabi Allah Sulaiman yang dibuat menjadi bisa oleh Allah untuk memindahkan Arsy Balqis dalam QS An-Naml [27]: 40: “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al-Kitab: ‘Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.’ Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: ‘Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencobaku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Ku). Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya Dia bersyukur untuk (kebaikan) diri sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya lagi Mahamulia.”
Fulan: “Tetapi, di dalam Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani ada juga kata-kata memanggil kepada ruh yang suci atau kepada wali-wali yang sudah mati untuk dimintai pertolongan, apakah itu tidak menjadikan musyrik?”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Memanggil-manggil untuk dimintai pertolongan, baik kepada wali yang sudah mati atau kepada Bapak-ibu saudara yang masih hidup dengan penuh ‘itikad bahwa pribadi wali atau pribadi Bapak-ibu saudara itu mempunyai kekuasaan untuk dapat memberi pertolongan yang terlepas dari kekuasaan Allah Ta’ala, maka itu hukumnya syirik!
Tetapi, kalau dengan ‘itikad bahwa segala sesuatu adalah dari Allah Ta’ala, maka itu tidak ada halangannya, apalagi sudah jelas bahwa kita meminta pertolongan (ghauts) kepada para wali itu maksudnya minta dimohonkan kepada Allah Ta’ala.”

Fulan: “Manakah yang lebih baik, berdoa kepada Allah secara langsung atau dengan perantara (tawasul)?”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Langsung boleh..Dengan perantara pun boleh. Sebab, Allah Ta’ala Maha Mengetahui dan Maha Mendengar. Saudara jangan mengira bahwa tawasul kepada Allah melalui nabi-nabi, wali-wali itu sama dengan saudara memohon kenaikan pangkat kepada atasan dengan perantara kepala kantor atau atasan Anda. Pengertian tawasul yang demikian itu tidak benar. Sebab berarti mengalihkan pandangan terhadap yang ditujukan (pihak atasan), beralih kepada pihak perantara, sehingga di samping mempunyai kepercayaan terhadap kekuasaan pihak atasan, saudara juga percaya kepada kekuasaan pihak perantara. Tawasul kepada Allah tidak seperti itu!
Kalau saudara ingin contoh tawasul kepada Allah Ta’ala melalui nabi-nabi dan wali-wali itu, seperti orang sedang membaca Al-Qur’an dengan memakai kacamata. Orang itu tetap memandang Al-Qur’an dan tidak dapat dikatakan melihat kaca.”

Fulan: “Bukankah Allah berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya Kuperkenankan.’ Atau firman-Nya ‘Dan orang-orang yang tidak menyembah bersama Allah akan Tuhan yang lain”..QS Al-Furqan:68. Dan, masih banyak lagi ayat yang lain.”

KH Bisri Mustofa menjawab: “Betul. Tetapi semuanya itu sama sekali tidak melarang kita bertawasul dengan pengertian sebagaimana yang telah saya terangkan tadi. Coba perhatikan contoh cerita berikut ini:
Saudara mempunyai seorang majikan yang kaya-raya, yang memiliki perusahaan besar. Saudara sudah sangat kenal baik dengan beliau, bahkan Anda termasuk pekerja yang paling dekat dengannya. Lalu, saya ingin diterima bekerja di perusahaannya. Untuk melamar pekerjaan itu, Anda (sebagai guru saya) saya ajak menghadap kepadanya bersama-sama, dan saya berkata. “Bapak pimpinan perusahaan yang mulia, kedatangan saya bersama guru saya ini, ada maksud yang ingin saya sampaikan, yaitu mohon diterima menjadi pekerja di perusahaan Bapak. Saya ajak guru saya menghadap Bapak karena saya pandang guru saya ini adalah orang baik hati dan jujur, serta juga kenal baik dengan Bapak.” Coba perhatikan, kepada siapa saya memohon? Kemudian adakah gunanya saya mengajak saudara menghadap majikan itu?

Misalnya, ada dua orang pengemis. Pengemis pertama datang sendirian. Sedangkan pengemis kedua datang dengan membawa kedua anaknya yang masih kecil-kecil. Anak yang satu masih menyusu dan anak yang satu lagi baru bisa berjalan. Di antara kedua pengemis itu, mana yang lebih mendapat perhatian Saudara? Saudara tentu akan menjawab, pengemis kedua yang membawa anak-anak itu yang lebih diperhatikan bukan? Kalau begitu, apakah ada gunanya pengemis itu membawa anak-anak yang masih kecil? Kepada siapa pengemis itu meminta? Apa pengemis itu meminta kepada anak-anaknya yang masih itu? Tentu tidak bukan?!”

Semoga bermanfaat!
Salam

Halim Ambiya
Tanya jawab ini dikutip dari buku Wirid-wirid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Rahasia Amalan-Amalan untuk Meraih Cinta Sejati, Ust. M. Syukron Maksum.

TAWASUL & MANAQIB SYEKH ABDUL QADIR AL-JAILANIAcara Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani sering kali dijumpai di...
Posted by Tasawuf Underground on Monday, March 21, 2016

Read More

14 Jan 2016

Online Shop VS Adsense

  Tidak ada komentar
5:12 PM

Online Shop VS Adsense

Bisnis online tuh buanya banged. Tinggal pilih aja yang bener - bener bisa menghasilkan dari itu.

Online shop apakah lebih baik dari Adsense ? Atau adsense lebih baik dari onlineshop ?

Menurut saya Onlineshop adalah cara bisnis dengan modal yang tidak besar, modal 150 rb untuk beli domain kemudian dicustom, dan dropship dari toko yang ada dipasar loak itu sudah bisa jalan, tinggal yang penting bagaimana bisa mendrive TRAFIC SOURCEnya, yang penting bisa mendatangkan trafiknya baik dari socialmedia atau pun engine, pokoknya all about Internet Marketing deh untuk datengin trafiknya.

Adsense adalah salah satu cara mudah untuk memiliki ASSET, ASSET adalah sesuatu yang bisa menghasilkan / memberikan pemasukan. Jika Anda punya kontrakan rumah, dengan modal 500 JT. Dari 500 jT tersebut ada 10 kontrakan. Jika harga per kontrakan itu adalah 500rb /bln, maka Anda mendapatan 5 JT per bulan.

Nah dengan Adsense, Anda tidak perlu haru punya uang 500 JT dahulu, baru punya ASSET. Hanya dengan modal 500rb saja, Anda bisa membuat 5 ASSET. Anda cukup beli 5 domain kemudian dicustom ke blogspot.

Jika dalam 1 tahun Anda, sudah mulai menghasilkan per domain 1,5 jt / bln maka Anda ditahun ke 2 sudah punya ASSET yang bisa menghasilkan 7,5 JT/Bln.
Online Shop VS Adsense
JIka dalam 10 Tahun kedepan dengan modal properti Anda mendapatkan nilai Asset 5x12 = 60 Jt/tahun x 10 = 600 jt misal pertambahan harga kontrakan jadi totalnya 700 Jt. Dan Nilai aset bertambah misal 5x lipat 2,5 M berarti tahun ke 10 Anda punya Asset senilai Nilai asset + pemasukan asset = 3,2 M dengan modal property 500 JT.

Dengan modal BLOG trafik rata2 10rb /blog atau penghasilan minimal 1,5 JT/bln. Maka ditahun ke 10 Asset Anda

1,5 Jt x 5 = 7,5 Jt/bln x 12x9 tahun = 810 Jt
Tahun ke 3 5 blog lagi yang penghasilan total 7,5 JT /bln dan seterusnya..
Sehingga Asset Anda
7,5 Jt /bln x 12 blnx 8 tahun = 720 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 7 tahun= 490 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 6 thaun = 540 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 5 thaun = 450 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 4 thaun = 360 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 3 thaun = 270 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 2 thaun = 180 Jt
7,5 jt/bln x 12 bln x 1 thaun = 90 Jt

Total ASSET blog Anda di tahun ke 10 = 3,9 M Jika setelah 5 tahun blog Anda mengalami penyusutan ( Terkena Penalty Beberapa Blognya ) misal penyusutannya 30%. Maka Total Asset selama 10 Tahun 2,7 M

Jadi Dengan ASSET 5 blog/tahun dan bertambah 5blog/tahunnya dengan trafik 10rb uv/day per blog maka selama 10 tahun total 55 BLog memiliki Asset 2,7 M.

Enak yah ? soal ngitung2 mah.. Tapi ini hitungan yang realistis ya. Kalau Anda sudah TAHU ILMUnya..
tongue emoticon

Sekarang kita ke Onlineshop / bisa affiliate dkk yang non adsense.
Konversi 1%, dari trafik 10 rb/uv per day. Saran saya kalau onlineshop, jangan cari profit yang dibawah 50 rb, cari yang diatas 50rb, 100 - 150rb minimal untuk pemula, kalau sudah faham trafic sourcenya baru hajar revenue stream yang harga dibawah 50rb atau pun lebih gede lagi dari sebelumnya.

Misal konversi tertinggi 1%, kalau produknya agak susah jual sekitar 0,3-0,5% dan profit 150rb /pcs

0,3% x 150rb /pcx ( Per closing ) x 10 rb uv / day = 4,5 JT
Untuk dapet trafik 10rb uv ini di onlineshop dan dengan market tertarget itu wow susah bingid belum lagi untu membentuk team ketika sudah mulai lancar. Rata2 onlineshop sudah asyik banged itu 1000-2000 uv /day. Jadi untuk dapat trfik 10rb uv bisa pakai revenue stream dengan total 10 onlineshop masih dalam 1 model bisnis.

Lalu apa hubungannya dengan onlineshop dan adsense ?

Onlineshop + Adsense = FREEDOM , disini kata orang bebas financial dan bebas waktu.
Onlineshop ( Bisnis ) + Adsense ( Asset )
karena BISNIS tanpa ASSET itu ibarat BISNIS dapat untung, gak ada sisa modal kalau ada sewaktu2 bisnisnya jatuh. Jadi BISNIS itu butuh ASSET kata mentor saya.

ASSET tanpa BISNIS, itu rasanya tidak MUNGKIN. Katakanlah Anda fokus dengan ADSENSE untuk membangun ASSET atau memang menjadikan adsense sebagai BISNIS , pasti tetap butuh pemasukan lainnya misal menjual aged domain, menjual jasa review dll. Tapi bisa saja ASSET tanpa bisnis, Anda harus punya modal minimal untuk kehidupan Anda keluarga di 1 tahun pertama atau Anda keturunan orang kaya.

membangun ASSET online tanpa bisnis berarti Anda sudah punya dana minimal 1 tahun untuk hidup Anda dan keluarga. Sama halnya jika Anda membangun ASSET Property tanpa Bisnis berarti Anda makelar preperti atau memang keturunan orang kaya.

Jadi Anda mau ONlineshop dulu atau pun Adsense dulu itu tergantung kondisi Anda saat ini dan passion Anda ( Passtion adalah sesuatu yang Anda suka dan menghasilkan, kalau gak menghasilkan berarti namanay hobi ).

Tapi TENANG dulu. Ini gak semudah seperti saya MENULISNYA. banyak sekali KENDALA tentunya, untuk membangun ASSET online ( Adsense ) Anda harus membeli blog bertrafik tinggi atau membangun sendiri. kalau membangun sendiri Anda harus belajar Trafic SOURCE. Untuk Adsense, bagusnya Trafic SOURCE dengan metode SEO.

Nah kalau mau belajar SEO mulai dari basic bisa di kelaspejwan.com disini tempat saya belajar seo pertama. Kalau sudah belajar SEO, Anda butuh backlink yang bisa dikontrol sendiri bisa ke Idlinkbuilder.net , di link builder Anda bukan hanya dapat list, tapi team work. Dengan 10 orang, Anda bisa membangun 50 Aged domain dengan ip berbeda tapi low budget.

Jadi Gimana menurut Anda tentang onlineshop dan adsense ? ... ini tulisan terpanjang pertama saya di tahun 2016. Hehehe...
‪#‎BUkanCOvertSelling


== Online Shop VS Adsense ==Bisnis online tuh buanya banged. Tinggal pilih aja yang bener - bener bisa menghasilkan...
Posted by Abdillah Pgo on Thursday, January 14, 2016

Read More

5 Jan 2016

Kebiasaan Buruk Ini Bikin Mobil Matic Cepat Rusak

  Tidak ada komentar
8:33 AM

Kebiasaan Buruk Ini Bikin Mobil Matic Cepat Rusak

Kebiasaan Buruk Ini Bikin Mobil Matic Cepat Rusak

Kadang pengendara tak sadar kebiasaan yang membuat oli transmisi cepat menurun kualitasnya.

Mobil bertransmisi matic dewasa ini terus diminati masyarakat di Tanah Air. Terlebih mobil ini cocok digunakan di tengah lalu lintas perkotaan yang padat lalu lintas.

Bila pada model manual Anda harus memindahkan tuas transmisi sesuai kecepatan yang kita inginkan, pada transmisi matik pengendara cukup menggeser tuas ke posisi D saat mobil melaju. Perpindahan transmisi hanya dilakukan ketika pengendara menjumpai atau melalui jalan berklasifikasi khusus seperti tanjakan atau turunan yang curam. Rasanya pasti jauh lebih nyaman dan kaki tidak pegal. Kaki kiri bahkan diistirahatkan karena sistem transmisi matic mempensiunkan pedal kopling.

Karena asyiknya nyetir mobil tanpa harus memindahkan tuas transmisi, kadang kala pengendara tak sadar terhadap satu kebiasaan umum yang membuat oli transmisi cepat menurun kualitasnya bahkan kadang membuat kampas kopling gesek nendang. Lemah saat diajak lari, apalagi menempuh jalur menanjak.

Kebiasaan yang harus segera dikoreksi itu berlangsung pada saat mobil berhenti cukup lama. Misalnya, ketika tertahan di traffic light menunggu lampu berwarna hijau, atau bahkan pada saat antre di tengah kemacetan. Bila mobil diprediksi akan berada dalam posisi diam sekitar satu menit atau lebih, pindahkanlah tuas transmisi ke posisi N (netral). Demikian dilansir AstraWolrd.

Jangan lakukan cara yang kurang ramah terhadap transmisi. Dengan pertimbangan mobil akan segera melaju, masih banyak pengendara yang tetap menempatkan transmisi di posisi selain N. Lalu, agar mobil tidak bergerak, kaki kanannya menginjak pedal rem setelah diangkat dari pedal gas.

Tindakan keliru di atas akan membuat suhu oli transmisi meningkat drastis karena sedikit sekali aliran udara segar untuk mendinginkan transmisi pada saat kendaraan diam. Jika suhu oli transmisi cenderung meningkat di atas suhu kerjanya, maka kualitasnya akan turun sehingga otomatis akan membuat kemampuan transmisi menjadi menjadi lemah.

Selain itu menurunnya kualitas oli akan membuat gesekan pada kopling gesek di transmisi semakin besar, yang selanjutnya akan membuat kopling gesek tersebut tipis.

Oleh : Rendra Saputra
Kebiasaan Buruk Ini Bikin Mobil Matic Cepat Rusak

Kebiasaan Buruk Ini Bikin Mobil Matic Cepat RusakKadang pengendara tak sadar kebiasaan yang membuat oli transmisi...
Posted by Buca Budi Cahaya on Tuesday, January 5, 2016

Read More

Bersaksi Kepada Tuhan dan Nabi

  Tidak ada komentar
7:39 AM

Bersaksi Kepada Tuhan dan Nabi

Kalau Kalian Aja Belum Pernah Ketemu Tuhan Dan Nabi Gimana Bisa Bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah Dan Bersaksi Nabi Muhammad Utusannya
Bersaksi Kepada Tuhan dan Nabi
Liat sampai selesai !

Boleh tidak percaya acara ini... tapi kata2nya kyknya susah diucapkan oleh manusia biasa
Posted by Indy Pesso Yanuar on Wednesday, July 15, 2015

Read More

3 Jan 2016

Mata Uang Baru Itu Bernama Data

  Tidak ada komentar
5:02 PM

Mata Uang Baru Itu Bernama Data


Di tahun 2004-2007 Google disibukkan dgn rencana mengembangkan bisnis di bidang telepon selular. Google telah memprediksi bahwa ponsel adalah masa depan komputasi. Sehingga mereka ingin memproduksi ponsel untuk menyaingi para raksasa saat itu: Nokia, BB, Sony Ericsson dll. Ditambah, Google mengendus bahwa Apple akan segera merilis ponsel revolusioner yang kini kita kenal dgn nama iPhone. Memproduksi ponsel bukan hanya soal menciptakan perangkat kerasnya (hardware), tapi juga sistem operasinya (OS). OS ponsel saat itu hanya 3: Symbian, Microsoft Mobile dan Blackberry. Hanya Symbian yang open source. Namun pengembangan Symbian oleh Symbian Foundation dibiayai oleh Sony Ericsson, Samung, Motorola dan Nokia. Kalau Google ikut ke Symbian, sama juga bohong. Bukan Google kalau tidak berpikir out of the box.

Dalam sebuah rapat, CEO Google Eric Schmidt berkata, "Kita tidak akan membuat ponsel. Tapi membuat sesuatu yang akan digunakan di semua ponsel." Artinya, Google akan menciptakan OS yang bisa dipergunakan semua ponsel di seluruh dunia.

Hoki Google sedang terang. Tahun 2005 mereka dipertemukan dengan Andy Rubin, pengembang OS Android, yang sedang kekurangan duit. Google membeli Android sekaligus Rubin sebesar $50 juta. Android adalah OS ponsel berbasis Linux yang open source dan gratis. Dengan Android sebagai senjata, Google memulai perangnya di bisnis ponsel dan kini berhasil menjatuhkan para raksasa lama. Diluncurkan resmi tahun 2010, kini Android adalah OS ponsel yang paling banyak digunakan di dunia. Ia terpasang di 1,6 miliar lebih ponsel, melampaui iOS dengan 628 juta. Krn Android lah skrg kita bisa menikmati smart phone dgn harga < 1 juta. Bahkan demi Android, Google membeli Motorola (yg beberapa wkt lalu dijual lagi). Kalau Android gratis, darimana Google untung?
Mata Uang Baru Itu Bernama Data

ERA KAPITALISASI DATA

Ponsel adalah perangkat komputasi yang sudah jadi bagian hidup sehari-hari orang banyak. Hadapi kenyataan ini: ponsel anda lebih tahu siapa anda dibandingkan diri anda sendiri. Ponsel adalah mesin tambang emas. Emas itu adalah data anda. Data ini tidak sekedar nama, gender, usia dan lokasi yang datanya anda masukkan ketika registrasi akun untuk mengakses Android (atau iPhone). Google tahu hobi dan perilaku anda dari aplikasi yang anda install dari Playstore. Mereka bisa secara presisi tahu lokasi anda dan tempat-tempat yang anda kunjungi lewat GPS untuk membaca minat anda. Lewat email yang masuk ke ponsel, Google bisa tahu pekerjaan, relasi dan minat. Bahkan, bila anda sudah memakai Google Wallet yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran ke mesin EDC dengan cara tapping, Google tahu berapa pengeluaran anda dan dimana anda berbelanja. Data2 ini masih ditambah dengan data yang mereka dapatkan ketika anda menggunakan perangkat komputasi lain, PC contohnya. Kebetulan browser paling banyak dipakai adalah Chrome yang disinkronkan dengan akun Google anda. Situs apa yang anda kunjungi, berapa lama anda bertahan di situs tersebut, aktivitas apa yang anda lakukan, Google tahu.

Mungkin terdengar mengerikan, tapi itulah kenyataannya. Apa yang akan Google lakukan ketika semua data kita (dan miliaran user lain) mereka pegang? Menjual data itu ke pengiklan. Google adalah biro iklan terbesar di planet ini. Nama produknya adalah Adsense. Pendapatan Google dari Adsense tahun 2014 adalah $59 miliar atau Rp826 triliun. Hampir separuh APBN Indonesia 2014 yang sebesar Rp1.800 triliun itu. Bagaimana data-data itu bisa berguna bagi pengiklan? Setiap pengiklan atau pemilik brand ingin agar setiap iklannya disaksikan oleh calon konsumen yang sesuai dengan target pasar mereka.

Misal, brand mobil akan sia-sia mengiklankan diri mereka kepada orang yang beli sepeda motor pun tak sanggup. Karena periklanan konvensional tak bisa memenuhi kebutuhan micro targeting, maka dilakukankan periklanan dalam bentuk broadcast. Memasang billboard tepi jalan misalnya. Misal, dari 1 juta orang yang melihat iklan itu per hari, hanya 30% yang mampu beli mobil, atau hanya 10% yang sedang berencana beli mobil. 70% sisanya sia-sia. Bila tarif memasang iklan tepi jalan itu 300 juta/bulan dan hanya bisa mendatangkan 100 pembeli, maka nilai akusisinya adalah 3 juta per konsumen. Alangkah mahalnya. Mahalnya nilai akuisisi ini karena pengiklan turut menghabiskan uangnya menampilkan iklan kepada audien yang bukan segmen pasar mereka. Ini bukan disengaja, tapi tak ada jalan keluar untuk micro targeting.

Sampai Google menyediakan Adsense. Dengan Adsense, selain micro targeting, pengiklan bisa membayar sesuai kebutuhan. Misal, mereka hanya butuh iklan mereka disaksikan, maka bisa memilih cost per mile (CPM). Bila butuh audien mengklik, bisa memilih cost per click (CPC). Atau, kalau anda ingin baru membayar ketika konsumen bertransaksi di website anda, bisa memilih cost per acquisition (CPA). Sampai di sini anda sudah tahu bagaimana data bisa dikapitalisasi, dikomersialisasi atau dimonetisasi sampai jumlah pendapatan super raksasa.

Data ini didapatkan dari user, kita semua. Demi mendapatkan user, Google menyediakan berbagai platform gratis: mesin pencari, Android, Chrome, Youtube, Google+. Dan yang terakhir yang sedang ramai di Indonesia adalah Google Baloon, sebuah akses internet wifi gratis dari Google berbentuk balon. Bayangkan berapa user dan data yang bisa Google dapatkan dari balon itu. Mau tak mau kita harus setuju dengan argumen ini : IF SOMETHING IS FREE, THEN YOU'RE THE PRODUCT.

Yang membuat kapitalisasi data ini makin menarik adalah setiap orang bisa ikut untung. Setiap pemilik website, mobile app dan video di Youtube, bisa menyediakan tempat atau konten mereka sebagai tempat periklanan Adsense. Penyedia konten seperti Kompasiana, Detik, dll, ikut menjadi rekanan Adsense. Pencipta game fenomenal Flappy Bird, meraup untung Rp 608 juta per hari dr iklan Adsense yang ia tayangkan di game-nya.

Yang melakukan ini bukan hanya Google, tapi juga Facebook yang memanfaatkan data usernya ke pengiklan Facebook. Keduanya bersaing dalam mendapatkan user sebanyak2nya agar makin banyak data sebagai 'emas' yang bisa digali. Maka tak heran bila dua entitas ini menjadi promotor utama dalam gerakan internet gratis. Makin murah internet, makin byk pula user yang mereka dptkan dan otomatis makin banyak data yang bisa digali untuk kemudian dijual. Begitu pentingnya data bagi bisnis digital dan sudah jadi mata uang baru, salah satu profesi yang paling seksi di era ini adalah data scientist atau ilmuwan data.

Sampai di sini anda sudah memahami mengapa sebuah penyedia produk gratis bisa menghasilkan keuntungan raksasa dan jadi perusahaan paling kaya di planet ini.

MEMBAKAR UANG DEMI USER

Bila anda sering berbelanja ke situs belanja online, akan sering ditemui barang dengan harga jauh lebih murah dibanding pasaran. Atau sering juga ada program promo yang menjual barang dengan diskon sampai 90%, bahkan 99%. Harga2 yang sulit diterima akal. Kita yang awam ini akan berpikir harga bisa murah karena banyak biaya operasional yang dipangkas, atau sebuah brand produk sedang promosi di situs itu. Sebagian kecil benar, tapi sebagian besar salah. Yang terjadi adalah pengelola toko online memberi subsidi kepada konsumen sejumlah selisih harga. Bila distributor memberi harga Rp 1 juta kepada toko, dan toko menjual seharga Rp 500 ribu kepada konsumen, maka toko nombok Rp 500 ribu. Kalau ada 100 pembelian, maka toko nombok Rp50 juta. Sebagai orang yang sering berpergian, saya selalu gunakan aplikasi pemesanan tiket pesawat dan hotel. Sumpah, ini bukan iklan, tapi namanya Traveloka. Saya pernah protes kepada pengelola hotel yang rajin saya inapi mengapa ia tak bisa memberi saya harga semurah Traveloka kalau saya datang langsung. Ia jawab, harga kamar yang ia berikan ke Traveloka sama dengan harga kamar bila saya dtg langsung. Kalau harga Traveloka lebih murah, itu karena disubsidi atau ditomboki oleh Traveloka. Lha, jualan kok nombok?

Kalau mau yang lebih aneh lagi, lihat Gojek. Mereka kabarnya telah mendapatkan investasi sedikitnya Rp 200-600 miliar dr Sequoia Capital di pertengahan tahun. Sampai sekarang Gojek masih rugi
Dalam sebuah pertemuan pada Oktober lalu, Nadiem mengatakan, "Kami memang belum untung. Kalau kami untung justru kami dimarahi investor." Investor kok tidak mau untung? Tidak masuk akal, kan? Kalau mau yang lebih tidak masuk akal lagi, lihatlah Whatsapp. Messanger ini tidak menampilkan iklan, pun gratis tahun pertama. Biaya berlangganan di tahun berikutnya hanya $1/tahun. Itu pun bisa 'diakali' supaya gratis terus. Tapi tahun lalu Facebook membeli Whatsapp Rp 222 triliun! Secara keuangan, perusahaan ini tidak pernah untung, tidak beriklan, tapi dibeli ratusan triliun.

Bisnis konvensional sulit memahami ini. Selama ini performace bisnis hanya diukur lewat angka di buku keuangan perusahaan. Kalau duitnya minus, berarti jelek. Namun dalam bisnis digital, data adalah mata uang baru. Pintu masuknya melalui jumlah user. Kalau kita sudah mendapatkan user, datanya akan siap untuk dikapitalisasi untuk apapun.

Dengan investasi Rp 1,2 triliun, Tokopedia bisa menempatkan iklannya di berbagai billboard Ibukota. Dengan modal Rp 6,5 triliun, Mataharimall sanggup memberi diskon barang sampai 99%. Dengan jumlah user yang banyak, valuasi atau nilai produk perusahaan digital otomatis akan naik.

Whatsapp ketika baru dirilis tahun 2009 oleh Ian Koum hanya bermodal investasi $250 (iya, hanya $250). Dua thn kemudian, Sequoia Capital menyuntik dana $80 juta. 2013, Sequoia menambah lg investasi $50 juta ke Whatsapp. Sampai 2014 ia dibeli Facebook $19 miliar. Bayangkan betapa tajirnya pemilik saham Whatsapp seperti Koum dan Sequoia. Facebook 'membeli' setiap user Whatsapp seharga $42 / user.

Bulan lalu saya bertemu dgn COO Kompasiana, Pepih Nugraha, di Jkt. Beliau bertanya, "Kalau menurut hitungan Mas Hilman, berapa nilai Kompasiana?" Anda akan terkejut dengan jawabannya

By: Hilman Fajrian.

Read More

2 Jan 2016

Bangsa Budak Dan Budak Diantara Bangsa Lain (Antara Amerika & Arab Saudi)

  Tidak ada komentar
8:13 PM

Bangsa Budak Dan Budak Diantara Bangsa Lain (Antara Amerika & Arab Saudi)

Saya membuat tulisan ini, bukan untuk merendahkan bangsa saya, Indonesia tercinta.

Bukan pula menyerang negara Arab, khususnya Arab Saudi tempat di mana saya berdomisili saat ini.

Tujuan tulisan singkat saya ini untuk membangunkan teman-teman, kakak, dan adik-adik saya dan sesama saudara warga negara Indonesia di mana saja berada.

Agar bisa memilih dan memilah, mana yang bisa dijadikan panutan/pedoman, serta mana pula yang harus diwaspadai.

Harapan saya hanya satu:
Semoga Indonesia selalu dirahmati oleh Allah Tuhan Alam Semesta Pencipta langit dan bumi beserta segala isinya, dan anak-anak bangsa ini -termasuk saya- tidak menjadi bangsa yang inferior(rendah diri), tidak mudah kagum, dan tidak mudah menjadi beo.

Begini, saya melihat hubungan antara Arab (khususnya Arab Teluk), Barat (khususnya Amerika), dan Indonesia (khususnya yang pro-Arab) itu unik, menarik, dan lucu.
Bangsa Budak Dan Budak Diantara Bangsa Lain (Antara Amerika & Arab Saudi)
Negara2 Arab, khususnya Teluk itu "sangat Barat" dan jelas2 pro-Amerika (dan Inggris).

Hampir semua produk2 Barat dari ecek-ecek (semacam restoran fast foods) sampai yg berkelas & bermerk untuk kalangan berduit, semua ada di kawasan ini.

Mall-mall megah dibangun, a.l., untuk menampung produk2 Barat tadi.

Warga Arab menjadi konsumen setia karena memang mereka hobi shopping
(bahkan terkadang lalai dengan sembahyang).

Orang2 Barat juga mendapat "perlakuan spesial" disini, khususnya yang bekerja di sektor industri (gaji tinggi, fasilitas melimpah).

Mayoritas orang2 Arab juga sangat hormat & inferior(rendah diri) terhadap orang2 Barat.

Saya sering jalan bareng bersama "kolega bule"-ku ke tempat pameran barang-barang branded tsb, dan mereka menganggap saya adalah "jongosnya".

Bagi orang2 Arab, non-bule darimanapun asalnya apapun agama mereka adalah "Kelas Buruh", sementara org bule, sekere & sebego apapun mereka, beragama atau tidak beragama, dianggap "kelas elit".

Mereka baru menaruh rasa hormat, kalau sudah tahu "siapa kita".

Sejumlah universitas2 beken di Amerika juga membuka cabang di Arab Teluk, selain Saudi, (Georgetown, New York Univ, Texas A & M, Carnegie Melon Univ, dll).

Di bawah bendera King Abdullah Scholarship, Saudi telah mengirim lebih dari 150 ribu warganya untuk belajar di kampus2 Barat, khususnya Amerika, Kanada & Eropa (jg Aussie).

Tidak ada satu pun yang disuruh belajar ke Indonesia!! !
Sementara (sebagian) warga Indo memimpikan belajar di Arab Saudi.

Lucunya, para fans/penyembah Arab Saudi dan Arab-Arab lainnya di Indonesia,
mereka mati-matian men-tuan-kan Arab, sementara Arab sendiri tidak "menggubris" mereka (penyembah Arab).

Para "cheerleaders/pengidola" Arab ini (para fans Arab di Indonesia),
juga mati2an anti-Barat padahal org2 Arab mati2an membela Barat.

Kita bertutur memakai istilah bahasa mereka (akhi, ukhty, antum, dan berbagai istilah arab lainnya, padahal, mereka merendahkan kita). Kita seolah gagal faham untuk membedakan antara Islam dan Arab.
Islam menghargai kita sedangkan Arab menganggap kita ini bangsa budak.

Saya bukan anti-Arab atau anti-Barat karena teman2 baikku banyak sekali dari "dua dunia" ini.

Saya juga bukan pro-Arab atau pro-Barat. Saya adalah saya yang tetap orang kampungan Jawa.

Daripada "menjadi Arab" atau "menjadi Barat", akan lebih baik jika kita menjadi "diri kita sendiri" yang tetap menghargai warisan tradisi & kebudayaan leluhur kita.

Itulah orang Saudi, mereka menganggap kecil terhadap orang Indonesia, di hotel, di kantor, bahkan mrk menyangka saya cuma tenaga profesional ecek ecek, mereka tanya gaji, disangka CUMA 2 ribu atau 3 ribu Real. (1 real = 3700)

Waktu saya bilang jumlah gaji saya, mereka baru tahu gaji saya sama dengan orang Amerika atau Inggris, dan mereka tanya kok bisa begitu.

Saya bilang, saya pernah training di Inggris dan di Amerika, dan ternyata gaji saya lebih besar dari gaji dokter Saudi.

Itulah kenyataannya, dan yang menggaji saya perusahaan di Abu Dhabi yang tidak menganggap rendah karyawannya berdasarkan kebangsaan atau Nationality profiling.

Mudah mudahan pemerintah tidak mengirim lagi TKI atau TKW sehingga mereka tidak menganggap orang Indonesia bangsa budak.

Tetapi kirim tenaga terdidik, terutama yang menguasai bahasa Inggris.

Sekali lagi:
Saya bukan anti Arab dan juga bukan anti Barat saya cuma orang Jawa - Indonesia yang dipercaya sebagai orang yang bekerja sebagai tenaga ahli yang dibayar berdasarkan keahliannya.

Suatu hari, dan ini bukan untuk menyombongkan diri, saya merasa bangga ketika saya keluar dari sebuah hotel di Jeddah, saya dijemput oleh sopir orang Arab berasal dari Thaif.
Itu kebanggaan saya, karena biasanya yg jadi sopir itu orang Indonesia.

Mudah2an kita tidak jadi bangsa budak dan budak diantara bangsa lain.

H. Sumanto Al Qurtuby, seorang professor Warga Negara Indonesia, dosen di King Fahd University for Petroleum and Gas, Arab Saudi.
- Riyadh, Saudi Arabia

Saya membuat tulisan ini, bukan untuk merendahkan bangsa saya, Indonesia tercinta. Bukan pula menyerang negara Arab,...
Posted by Pak Budi on Wednesday, December 30, 2015

Read More

Mesin Pencetak Batu Bata Semi Manual

  Tidak ada komentar
5:56 PM

Mesin Pencetak Batu Bata Semi Manual



Tutorial mesin cetak bata..
Posted by Anna Fatmawati on Tuesday, December 15, 2015

Mesin Pencetak Batu Bata Semi Manual

Read More